Pentingnya Edukasi Serta Berbagai Gejala Kanker Pada Anak

Pentingnya edukasi tentang bahaya kanker pada anak-anak dapat menimbulkan pemikiran-pemikiran yang keliru yang dapat menghambat pergaulan anak-anak itu sendiri. Anggapan bahwa penyakit kanker itu penyakit yang menular serta tidak dapat diobati akan membuat mereka merasa seperti dikucilkan sehingga pemikiran-pemikiran seperti ini harus dihilangkan.

Anak-anak yang mengidap penyakit kanker tidak hanya dijauhi oleh teman-temannya. Malahan masih banyak orangtua yang melarang anaknya untuk bermain dengan anak-anak yang mengidap penyakit kanker.

cancer-300x300Saat ini, masih banyak orang yang menganggap bahwa penyakit kanker merupakan sebuah penyakit yang menular serta berbahaya bagi masyarakat yang berada disekitar anak pengidap kanker. Anggapan seperti ini akan membawa dampak yang buruk.

Misalnya, dulu pada saat yayasan kanker anak YKAKI yang mulai didirikan pada tahun 2006 sempat mengalami hambatan dikarenakan anggapan-anggapan yang salah oleh warga sekitar. Warga sekitar bahkan banyak yang menolak kehadiran anak-anak yang mengidap kanker.

Ira Soelistyo, ketua YKAKI mengatakan bahwa kini pihak YKAKI memiliki program sosialisasi serta edukasi yang tujuannya untuk memberikan berbagai informasi pada para masyarakat tentang kanker pada anak-anak.

Program-program penyuluhan tersebut didukung oleh para dokter umum yang ada dipuskesmas, para penggerak posyandu serta para penggerak pembinaan kesejahteraan keluarga atau PKK.

Para dokter umum di puskesmas merupakan orang-orang yang berada digaris depan dalam hal menangani kesehatan masyarakat. Maka dari itu, para dokter umum di puskesmas perlu dinformasi yang baik tentang gejala kanker pada anak-anak.

Pengetahuan tentang gejala-gejala kanker merupakan hal yang sangat penting. Sebab deteksi dini penyakit kanker pada anak akan memperbesar peluang si anak untuk sembuh dari penyakit kanker yang dideritanya.

Tingkat kesembuhan kanker pada anak dapat mencapai 70% asalkan dapat terdeteksi sedini mungkin, diberi pengobatan yang konsisten serta dirawat dengan baik. Kesemua tahapan tersebut akan sangat menentukan dalam pengobatan anak yang mengalami kanker.

kanker-paru2Selain itu, pihak YKAKI juga sering melakukan berbagai penyuluhan pada masyarakat. Masyarakat perlu mengetahui lebih jauh bahwa penyakit kanker pada anak itu berbeda sekali dengan penyakit kanker yang terjadi pada orang dewasa yang umumnya tingkat kematiannya sangat tinggi.

Umumnya, penyakit kanker yang paling sering ditemukan pada anak-anak adalah penyakit leukemia atau kanker darah, retinoblastoma atau kanker mata serta kanker otak.

Menurut data dari WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia, setiap tahun pengidap penyakit kanker di dunia mengalami peningkatan sebanyak 6,25 juta orang. 4% diantara para penderita kanker tersebut adalah anak-anak.

Sekitar 75 sampai 90% kasus kanker yang terjai pada anak masih belum diketahui lebih jelas apa penyebabnya. Di Indonesia sendiri, 150 orang dari 1 juta anak-anak mengidap penyakit kanker. Dan dalam setiap tahunnya ada 4.100 kasus baru kejadian kanker.

Berbeda dengan kanker yang terjadi pada orang dewasa, kanker anak cukup sulit untuk dideteksi sejak dini. Akibatnya, orangtua seringkali tidak menyadari bahw anak-anaknya mengalami penyakit kanker.

Namun, orangtua masih tetap bisa mengenali gejala kanker pada anak-anak. Penyakit kanker pada anak memang sulit untuk diketahui penyebabnya, dicegah maupun dideteksi secara dini. Namun orangtua tetap dapat mengenali tanda-tanda awal  dan peluang kesembuhannya akan sangat besar bila diobati pada stadium dini.

Orangtua dapat mengenali adanya benjolan pada leher, mata, paru, perut, tangan, otak, kaki serta alat kelamin sebagai tanda-tanda awal dari penyakit kanker pada anak. Selain adanya benjolan, ada berbagai tanda lain dari penyakit kanker, seperti:

  • Mata
    Jika mata anak terlihat seperti mata kucing, berwarna merah, juling serta muncul gangguan pada penglihatan. Umumnya orangtua akan memberikan obat tetes mata bila mata si anak berwarna kemerahan. Bila dalam 3 hari mata anak anda masih memerah, maka anda perlu membacanya ke puskesmas, rumah sakit atau pusat kesehatan lainnya. Warna kemerahan pada mata bisa saja merupakan gejala awal kanker mata atau retinoblastoma.
  • Leher
    Bila leher anak anda mulai ada benjolan yang semakin membesar dalam waktu yang singkat, anda perlu waspada. Benjolan karena kanker berbeda dengan benjolan karena infeksi. Benjolan kanker umumnya tidak terasa sakit saat disentuh atau terasa panas saat diraba. Benjolan seperti ini harus segera diperiksa. Selain karena kanker, benjolan di leher bisa juga disebabkan oleh infeksi pada telinga maupun gigi.
  • Paru
    Umumnya, bila anak-anak merasa sesak napas bisa jadi ada benjolan pada paru-paru. Tapi, bisa jadi benjolan pada bagian paru-paru anak bukanlah penyakit kanker karena tidak ada kanker paru pada anak. Kanker paru pada anak umumnya merupakan penyebaran dari jenis kanker yang lain, seperti kanker tulang.
  • Perut
    Semua organ dalam bagian perut, meliputi hati, ginjal serta indung telur bisa terserang kanker. Bila ada benjolan pada bagian tersebut biasanya bisa langsung dikenali karena perut anak tampak membuncit. Kondisi seperti harus segera diperiksa ke dokter ahli serta jangan sering ditekan. Penekanan pada bagian perut yang membuncit dapat mempermudah penyebaran sel-sel kanker.
  • Alat kelamin
    Benjolan kanker pada anak laki-laki sangat mudah dikenali. Orangtua dapat langsung melihatnya secara langsung bila ada tanda-tanda seperti adanya perbedaan ukuran pada testis kanan dengan testis kiri, organ yang terserang kanker menjadi lebih keras serta tidak disertai infeksi. Sama seperti kanker paru pada anak, kanker alat kelamin pada anak juga merupakan penyebaran kanker yang lain, misalnya leukemia.
  • kanker-otak-1Otak
    Benjolan pada organ otak anak memang sulit untuk dilihat secara langsung. Namun, orangtua perlu tetap waspada dengan cara melihat dampak yang ditimbulkan. Dampak dari kanker otak pada anak biasanya dapat membuat anak-anak sering merasa pusing, muntah-muntah yang cenderung menyemprot, kelumpuhan serta gangguan pada keseimbangan anak.
  • Tangan dan Kaki
    Benjolan pada tangan dan kaki dapat dilihat secara langsung oleh orangtua. Sebagai orangtua kita harus selalu waspada bila ada benjolan baik pada bagian tangan maupun kaki yang disertai dengan adanya demam maupun nyeri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s